Minggu, 08 Februari 2015

Gangguan Seksual : The Paraphilias

Kali ini saya akan membahas gangguan seksual, tapi yang akan saya bahas tentang parafilia. Apa tuh parafilia? Parafilia (The Paraphilias) dalam DSM 5 masuk dalam katagori gangguan yang bermula dari rangsangan seksual yang tak lazim. Seperti artinya, Para : tak lazim ; Filia : cinta. Ada delapan bagian yang bisa disebut parafilia.
  1. Fetishistic Disorder
  2. Transvestic Disorder
  3. Pedohebephilic Disorder
  4. Voyeuristic Disorder
  5. Exibitionistic Disorder
  6. Frotteuristic Disorder
  7. Sexual Sadism Disorder
  8. Sexual Masochism Disorder
Mungkin dari delapan diatas beberapa dari kalian udah ada yang pernah kalian tahu, tapi buat yang gak tau biar saya bahas disini. Semoga kalian gak ada yang menjadi salah satunya yak.
  1. Fetishistic Disorder, adalah ketertarikan secara seksual terhadap benda-benda non-genital, hampir semua penderita gangguan ini adalah pria. Benda yang sering dijadikan bahan rangsangan nya adalah : Pakaian (khususnya pakaian dalam), stoking atau sepatu wanita, rambut, kuku, lengan, dan kaki. Bahkan ketika seeorang menggunakan alat bantu sex bisa dikatakan fetishistic juga, karena merasa tertarik dengan objek non-genital.
  2. Transvestic Disorder, adalah seuatu gangguan seksual yang ditandai dengan penderitanya mulai menggunakan pakaian lawan jenis nya dengan alasan memperoleh rangsangan seksual. Gangguan ini biasa terjadi di kalangan laki-laki heteroseksual. Orang dengan gangguan ini biasanya juga menyimpan pakalan lawan jenis nya untuk digunakan lagi di lain waktu. kadang orang orang tersebut mengenakannya secara diam-diam tetapi terkadang di gunakan juga di temapt umum, mereka membayangkan diri nya sebagai laki-laki atau perempuan dalam fantasi seksual nya.
  3. Pedohebephilic Disorder, adalah sebuah fantasi yang merangsang secara seksual, dorongan seksual, atau perilaku yang melibatkan aktivitas seksual dengan anak yang berusia pra-pubertas (13 tahun atau kurang) yang dilakukan secara intens atau berulang kali selama 6 bulan. Setiap tahun lebih dari 100.000 anak di Amerika Serikat dirujuk ke pelayanan perlindungan anak karena kasus tersebut. Menurut  DSM 5 seseorang bisa dikatakan mempunyai pedohebephilic disorder jika : 1) Selama 6 bulan atau lebih dan terjadi secara terus menerus terangsang, berfantasi, bersikap seksual dengan anak pra-pubertas. 2) Mempunyai rangsangan seksual yang lebih tinggi terhadap anak-anak dibandingkan orang dewasa. 3) Pelaku nya telah berusia paling tidak 18 tahun dan 5 tahun lebih tua dibanding anak tersebut. 
  4. Voyeouristic Disorder, adalah keadaan dimana seseorang merasa lebih terangsang jika mengamati seseorang sedang berganti pakaian, atau sedang melakukan aktifitas seksual dan tidak di curigai. Orang-orang dengan gangguan ini akan bermasturbasi saat atau setelah dia melihat nya sambil mengingat-ingat apa yang telah di lihat nya, dalam fantasi nya kadang orang dengan gangguan ini berfantasi sedang beraktivitas seksual dengan orang yang terlibat. Yang benar-benar telah di diagnosa mengidap Voyeouristic Disorder hampir semua nya seorang pria.
  5. Exibitionistic Disorder, adalah gangguan dengan perilaku menunjukkan alat kelaminnya kepada orang-orang yang tidak dikenal, terkadang pada anak kecil. Sama seperti Voyeouristic Disorder, oarng dengan gangguan ini hampir tidak pernah melakukan kontak dengan korban nya. Penderita gangguan ini mencapai puncak kenikmatannya saat memamerkannya, dalam banyak kasus puncak kenikmatan juga di peroleh ketika melihat wajah takut atau terkejut korban nya.
  6. Frotteuristic Disorder, adaah orientasi seksual dengan cara di sentuh oleh orang yang tak di kenal. Pelaku nya mungkin menggesekan alat kelaminnya ke bokong korbannya. Kejadian ini biasa di lakukan di tempat ramai seperti bis, kereta, dll yang memungkin kan untuk bisa segera kabur ketika ketahuan.
  7. Sexual Sadism & Sexual Masochism Disorder, Gangguan ini saling terkait satu sama lain. Sexual sadism adalah gangguan seksual dimana akan melakukan siksaan untuk mendapat kepuasan secara seksual, bisa dari ejekan atau siksaan fisik. Sexual masochism adalah orang yang menyukai atau mendapat kepuasan secara seksual ketika menerima siksaan tersebut. Gangguan ini biasa muncul ketika di masa dewasa awal. Survei dari Moser & Levitt pada tahun 1987 mengatakan bahwa, 20 sampai 30 persen penderita gangguan ini adalah wanita.

6 komentar:

  1. Suskes kuliahnya psikolognya :)

    BalasHapus
  2. ilmu yang bermanfaat untuk psikologi abnormal

    BalasHapus
  3. ilmu yang bermanfaat untuk psikologi abnormal

    BalasHapus
  4. Mohon ijin bergabung untuk berbagi info tentang alat bantu yang dapat meningkat kan rangsangan seksual baik pria dan wanita, yang tertarik informasinya bisa di lihat disini: alat stimulasi

    BalasHapus
  5. Salah satu dari daftar obat yang beredar di indonesia paling populer saat ini adalah obat bius karena memang bisa membantu mendorong gairah seksual pada wanita juga membantu menambah sensasai menjadikan hubungan semakin harmonis, dalam ilmu kedoktertan bisa di sebut juga anestesi yang artinya pembiusan namun banyak yang salah gunakan contohnya seperti membius orang yang baru di kenal dengan memanfaatkan tubuh maupun barang yang di gunakanya.

    obat tersebut biasanya import dari negara germany dan canada sudah puluhan tahun di rekomendasikan oleh berbagai negara termasuk indonesia namun obat bius cair ada beberapa macam jenis menjadikan pengguna lebih relatif memilih produk yang di pasarkan, saat ini bisa di katakan tahun yang penuh gairah hehehe.. dikit dikit bius gan..!!!

    jenis dari obat ini salah satunya jual obat bius yang biasa dicampur ke minuman kemudian disediakan oleh target yang akan di bius, bagusnya lagi dicampur keminuman mengandung soda contohnya sprit fanta juga cocacola tentunya soda dapat membantu mendorong reaksi obat tersebut menjadi cepat juga relavan.

    BalasHapus